BOSAN MUNGKIN CELOTEHAN INI BISA JADI SOLUSI

image

Simak Perbincangan Ini :

Tarjo : “Sebenarnya apa itu perasaan ‘bosan’, Mbah ?”

Mbah : “Bosan adalah keadaan di mana pikiran menginginkan perubahan, mendambakan sesuatu yang baru, dan menginginkan berhentinya rutinitas hidup dan keadaan yang monoton dari waktu ke waktu.”

Tarjo : “Kenapa kita merasa bosan mbah ?”

Mbah : “Karena kita tidak pernah merasa puas dengan apa yang kita miliki.”

Tarjo : “Bagaimana menghilangkan kebosanan itu mbah ?”

Mbah : “Hanya ada satu cara, nikmatilah kebosanan itu, maka kita pun akan terbebas darinya.”

Tarjo : “Bagaimana mungkin bisa menikmati kebosanan mbah ?”

Mbah : “Bertanyalah pada dirimu sendiri: mengapa kamu tidak pernah bosan makan nasi yang sama rasanya setiap hari ?”

Tarjo : “Karena kita makan nasi dengan lauk dan sayur yang berbeda, mbah.”

Mbah : “Benar sekali, jo, tambahkan sesuatu yang baru dalam rutinitasmu maka kebosanan pun akan hilang.”

Tarjo: “Bagaimana menambahkan hal baru dalam rutinitas mbah ?”

Mbah : “Ubahlah caramu melakukan rutinitas itu. Kalau biasanya menulis sambil duduk, cobalah menulis sambil jongkok atau berbaring. Kalau biasanya membaca di kursi, cobalah membaca sambil berjalan-jalan atau meloncat-loncat. Kalau biasanya menelpon dengan tangan kanan, cobalah dengan tangan kiri atau dengan kaki kalau bisa. Dan seterusnya.”

Lalu tarjo itu pun pergi.

Beberapa hari kemudian tarjo mengunjungi mbah lagi.

Tarjo : “mbah, saya sudah melakukan apa yang mbah sarankan, kenapa saya masih merasa bosan juga ?”

Mbah : “Coba lakukan sesuatu yang bersifat kekanak-kanakan.”

Tarjo : “Contohnya mbah ? ”

Mbah : “Mainkan permainan yang paling kamu senangi di waktu kecil dulu.”

Lalu Tarjo itu pun pergi.

Beberapa minggu kemudian, Tarjo itu datang lagi ke rumah mbah.

Tarjo : “mbah, saya melakukan apa yang mbah sarankan. Di setiap waktu senggang saya bermain sepuas-puasnya semua permainan anak-anak yang saya senangi dulu. Dan keajaibanpun terjadi. Sampai sekarang saya tidak pernah merasa bosan lagi, meskipun di saat saya melakukan hal-hal yang dulu pernah saya anggap membosankan. Kenapa bisa demikian, mbah ?”

Sambil tersenyum mbah berkata: “Karena segala sesuatu sebenarnya berasal dari pikiranmu sendiri, jo. Kebosanan itu pun berasal dari pikiranmu yang berpikir tentang kebosanan. Mbah menyuruhmu bermain seperti anak kecil agar pikiranmu menjadi ceria. Sekarang kamu tidak merasa bosan lagi karena pikiranmu tentang keceriaan berhasil mengalahkan pikiranmu tentang kebosanan. Segala sesuatu berasal dari pikiran. Berpikir bosan me
nyebabkan kau bosan. Berpikir ceria menjadikan kamu ceria.”
Tarjo : Amaaaaziiiiiing mbah………
Nah perbincangan di atas sangat nyantaikan……tapi sangat berbobot…..

SUMBER

Posted from Priyo Nuswantoro

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s